Bupati Wongkar Presentasi ‘Bangga Kencana Minsel’ di Depan Kepala BKKBN-RI

  • Whatsapp

SEPUTARSULUTNEWS,MINSEL- Ada yang menarik dari kunjungan kerja Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Republik Indonesia (BKKBN-RI) dr Hasto Wardoyo, Sp.OG (K) di kabupaten Minsel.

Apa Itu ?. Disamping kunjungan tersubut didampingi oleh Wakiul Gubernur Sulut Drs Steven Kandow, Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Utara, Ir. Diano T. Tandaju, serta Sekertaris Tim Penggerak Persatuan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Sulawesi Utara dr. Karika Devi Tanos.

Bacaan Lainnya

Diam-diam ternyata Bupati Minsel Franky D. Wongkar, SH telah menyiapkan suatu Program Bangga Kencana Minsel untuk dipresentasikan didepan kepada BKKBN-RI itu. “Mohon ijin pak kepala BKKBN, saya akan menyampaikan beberapa program yang sedang dan sementara kami laksanakan di era pandemic Covid19 saat ini,” tutur Wongkar memohon ijin. Kesempatan ini juga langsung manfaatkan oleh Wongkar untuk mempresentasikan Program Bangga Kencana Minsel.

Menurut mantan Wakil Bupati Minsel periode 2015-2020, Program Bangga Kencana ini sementara dilaksanakan di Kabupaten Minahasa Selatan dengan kegiatan, PERTAMA Pendataan Keluarga (PK) Tahun 2021. Target kita selesai bulan Mei berjalan ini.. KEDUA, pelaksanaan pelayanan metode kontrasepsi jangka panjang, dengan pelayanan di 39 klinik keluarga berencana baik yang difasilitasi pemerintah ataupun swasta dibantu tenaga Dokter maupun Bidan. KETIGA, membangun generasi berencana lewat kerjasama dengan berbagai organisasi kemasyarakat. EMPAT, percepatan pencegahan stunting melalui berbagai upaya sistematis dan tersturkur kepada ibu dan calon ibu dan yang KELIMA membangun kampung keluarga berkualitas atau kampung KB, untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” jelas suami tercinta Elsye Sumual serius.

Sementara itu, Kepala BKKBN dr. Hasto Wardoyo menopan dan memberi semangat kepada seluruh pihak terkait dalam kegiatan PK 2021 untuk tetap bersemangat agar pendataan bisa diselesaikan pada bulan Mei 2021 ini.

“Mudahan-mudahan sukses 100 persen. Tapi apabila ada kesulitan, segera hubungi Kantor Perwakilan BKKBN, nanti kita akan bantu apa saja yang menjadi permasalahan,” tutur pria yang pernah membawa materi di Organisasi Internasional PBB tersebut.

Tim pendataan lanjut Hasto, harus door to door mendatangi semua keluarga yang ada di Minahasa Selatan, dan mencatat semua kondisi keluarga terkait jumlah anak, jumlah anggota keluarga, kondisi rumah, kondisi lingkungan, lantainya tanah atau bukan dan kemudian ada resiko stunting atau tidak. Hal ini akan menjadi data sangat penting serta modal untuk menjalani pembangunan daerah, tegas Hasto.

Selain itu, dia juga mengungkapkan rasa terima kasih serta apresiasi atas sambutan hangat dari pemerintah daerah Minsel. “Kita bisa berkumpul bersama di Kabupaten Minahasa Salatan membuat saya terkesima, karena megah, meriah dan semangat yang luar biasa. Ini adalah energi positif yang diberikan oleh pemda Minsel agar kami lebih bersemangat untuk melayani rakyat, tidak mengenal lelah, dan selalu menangis dan tertawa bersama rakyat. Terima kasih program dan sambutan yang luar biasa ini,” ucapnya. (dav)

Pos terkait