Dua Kali Tertunda Keberangkatan,  15 Calon Jamaah Haji Asal Mitra Kembali Batal Ke Tanah Suci Ayub Muslim Kecewa Namun Ihklas Dan Sabar Menunggu Keberangkatan Berikutnya.

  • Whatsapp

Mitra, Seputarsulutnews. Com.  Keinginan kelima belas (15) calon jamaah haji asal Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) untuk berangkat ke tanah mekah melakukan umroh sesuai kewajibannya sebagai umat muslim ditahun ini sirnah setelah pemerintah Republik Indonesia lewat kementrian Agama telah mengeluarkan keputusan Menteri Agama no 660 tahun 2021 tentang pembatalan keberangkatan jamaah haji ke Mekah.

Keputusan pemerintah ini langsung mendapat respons para calon jamaah haji asal Mitra yang sudah sejak dini mempersiapkan diri untuk berangkat.

Ayub Muslim,  salah seorang calon Jamaah Haji asal desa Molompar Belang mengaku kecewa tidak berangkat menunaikan ibadah haji ke Mekah,  padahal semua persiapan sudah disiapkan sejak tahun kemarin.

” Sebagai manusia, saya jelas jelas kecewa tidak dapat berangkat haji tahun ini. Bahkan semua persyaratan keberangkatan sudah saya sikapkan sejak tahun lalu, ” ujar Ayub.

Namun diapun pasrah karena ini, keadaan tidak memungkinkan dan keputusan pemerintah harus kita taati, karena keputusan ini menyangkut kesejatan dan nyawa kita bersama.

” Saya sudah pasrah dan ihklas dengan keputusan pemerintah, karena inj yang terbaik untuk kita semua untuk memutus rantai covid 19″, ujar Ayub.

Walapun iklas tidak berangkat menunaikan kewajibannya sebagai umat muslim ini,  Ayub Muslim mengaku tidak menarik dana yang sudah dikeluarkannya dan akan tetap menunggu keberangkatan ke tanah mekah.

” Walaupun sudah dua kali tertunda keberangkatan namun saya dengan setia menungguh jatwal keberangkatan yang akan dikeluarkan pemerintah dan tentunya saya tidak akan menarik dana sebagai syarat calon jemaah haji yang akan berangkat berumroh, ” ujar Ayub.

Kepala Kantor Depertamen Agama Kabupaten Mitra H Suparji Adipati SPdi MM melalui kasie Penyelenggara Haji dan Umroh Ermi Abraham SE kepada media seputarsulutnews.com di ruang kerjanya mengatakan bahwa pemerintah lewat Kementrian Agama telah resmi membatalkan keberangkatan jamaah haji ke tanah suci Mekah.

Pembatalan keberangkatan calon jamaah haji telah diputuskan lewat keputusan Menteria Agama no 660 tahun 2021, tambah Ermi.

Lanjut Ermi,  Pembatalan keberangkan jamaah haji tersebut telah diketahui oleh 15 calon jamaah haji asal Kabupaten Mitra, baik melalui media masa dan dari kami pihak Departamen Agama Mitra.

Isteri tercinta Camat Belang ini berharap agar 15  calon jamaah asal Mitra ini dapat menerima dengan ikhlas pembatalan keberangkatan ke tanah suci.

” Ini adalah keputusan pemerintah, dan ini merupakan kebijakan terbaik disaat pandemi covid 19 yang sampai saat ini penyebarannya masih terus berlanjut. Dan ini juga merupakan keselamatan dan kesehatan dan keselamatan pata valon jemaah haji, ” ujar Armi.

Ermi menambahkan bahwa pihak Depag Kabupaten Mitra akan melakukan sosialisasi kepada 15 jamaah haji yang batal berangkat tentang keputusan menteri agama no 660 tahun 2021.

” Mudah mudahan dengan sosialisasi ini para calon Jamaah haji memahami dan menerima dengan ihklas keputusan ini,”. Tambah Armi.

Sampai saat ini kelima belas calon jamaah haji Kabupaten Mitra tidak akan menarik kembali dana yang telah disetor dan mereka berkeinginan menunggu keputusan pemerintah tentang keberangkatan calon Jamaah haji berikutnya,  pangkas Armi Abraham.  (Fredi)

 

 

 

Pos terkait